Saya Penasaran, Bagaimana Allah Akan Memberinya Rezeki?

Belilah meski sedikit, mungkin hal itu ikhtiarnya si bapak utk menjauhkan diri dari meminta-minta. Yuk, bersyukur dg berbagi. Makasih remindernya, Wa’alaykumsalam wr wb 🙂

Bismillah

Assalamu’alaykum

Sebagaimana yang disebutkan di alquran dan hadits, bahwa setiap manusia punya rezekinya masing2. Sebuah pengalaman saat berjalan kaki di daerah tebet deket stasiun cawang. Berpapasanlah saya dengan seorang buta yang sedang jalan juga. Penampilannya sangat lusuh dengan kaos merah, celana panjang kucel, dan sandal jepit tua. Dia berjalan dengan kepala agak mendongak ke atas, mengayunkan tongkatnya untuk meraba jalan, serta mulutnya agak terbuka terus, mungkin dia agak punya sedikit (maaf) keterbelakangan mental (pikir saya).

Hal yang menarik perhatian adalah apa yang dia bawa, yaitu berplastik-plastik kerupuk. Ternyata dengan kondisi sangat sangat sangat terbatas dia masih memiliki semangat juang untuk mandiri dan tidak mengemis. MasyaaAllah. Selain itu, kerupuk yang ia bawa kondisinya benar-benar seperti sudah tidak layak jual. Plastiknya sudah lusuh seperti sisa ga laku terjual dan ga layak dimakan.

gabungan

Dengan izin Allah, saat lewat jalan itu sebenarnya saya salah ambil jalan karena harus naik busway dari arah yang satunya…

View original post 312 more words

Ma Ma Ma

PhotoGrid_1389859964376

Ma ma ma, ba ba ba

Anak ganteng ini ga mau dicuekin, begitu maksudnya

Sambil narik2 apa saja dari emaknya

Makan dan keperluannya pun harus tersedia

 

BZZZ PING! PING!

Suara berbagai perlengkapan perang mengusik

Pelanggan dan reseller pengen segera dibalas!

Jadi beli atau tidak itu nanti, maunya direspon cepat

 

Krucuk!

Duh, rupanya jam sarapan sudah terlewat

Pantas perut ini sudah bernyanyi pake TOA

Riuh berlomba unjuk suara

 

Ambooi, tiap hari begitu hebohnyaa,

Namanya juga artis rumah tangga,

Pekerjaan tiada habisnya,

Padahal suami pun ikut turun tangan

 

Target harian apa kabar?

Deretan mimpi apa kabar?

 

Nyontek doa khalifah Umar bin Khattab aja ah,

Ya Allah, bukan pekerjaan yg lebih sedikit yg aku pinta,

Namun aku mohon anugerahilah aku kekuatan lebih,

Untuk menyelesaikan lbh byk pekerjaan, Aamiin

 

Nak, nanti kita bobok siang sejenak ya 😀

Say No to Galau

Wong urip iku sawang sinawang, begitu kalimat yg sering aku dengar. Artinya kurang lebih manusia itu suka membandingkan kehidupannya dengan kehidupan orang lain. Tak jarang manusia menganggap rumput tetangga lebih hijau dan berandai- andai berada dalam posisi org lain. If I were her, if I were smarter, If I were more beautiful and richer, and many more “If I were”. Allah ga suka kalo kita terlalu berandai- andai tipe kyk gini. Apalagi di era socmed yang mewabah di hampir semua range usia, kita bisa dengan mudah tahu ‘kehidupan’ orang lain. Tak heran kalau banyak yg galau dan tanpa sadar memicu kurangnya rasa syukur padaNya. A note to myself too, hehe.

Okay, let’s take a look to ourself.

Sehat? Iya.

Selalu tersedia saat kita butuh makan minum? Iya.

Punya keluarga yg menyayangi dan selalu mensupport kita? Iya.

Bisa gampang akses socmed dan upload foto jalan2 atau penghargaan? Iya #eh

Yuk mari tata hati dan niat, jadikan socmed berkah utk menyambung ajang silaturahim dan berbagai hal positif lainnya 🙂

Intinya, syukuri apa yg ada, hidup adalah anugrah, tetap jalani hidup ini, melakukan yg terbaik. Hayo, yg ikutan nyanyi berapa orang ni, tunjuk tangan! :p

So, galau krn socmed? Gak la yauu 😀

Menjelang subuh, 28 Jan 2013

Untung Ada Clodi!

Assalamu’alaykum Wr. Wb.

Morning All!

Kali ini aku mau ngomongin clodi. Dari artikel sebelum ini tentang perlengkapan bayi di tulisan berjudul Perlengkapan Bayi, yay! salah satu item yang aku sebutkan adalah Clodi. Untuk para urban mama clodi tentu bukan hal yang baru. Tapi untuk para calon ibu, atau ibu- ibu baru, pasti bertanya- tanya, apaan sih clodi itu? Yuk marii, lanjut baca 🙂

Clodi atau cloth diaper adalah popok kain yang daya serapnya bisa seperti pospak (popok sekali pakai, red) namun bisa dicuci ulang. Pospak ini lebih kita kenal dengan merk Pampers, Mamy Poko, Merry, dsb. Clodi ini terdiri dari 2 bagian utama yaitu kain penyerap atau biasa disebut insert dan celana popoknya atau clodi itu sendiri. Contohnya seperti ini nih, Bunda, Mama.

Image

FAQ (Frequently Asked Questions)

1. Cara pakainya gimana?

Gampang banget Bund! Tinggal masukkan insert ke dalam lubang di bagian clodinya, sesuaikan ukuran dengan kancing- kancing vertikalnya, pakaikan kepada bayi anda seperti memakaikan pospak biasa, kemudian kencangkan bagian pinggang dengan perekat atau kancing. Tarraaa, selesai!

2. Kenapa memilih pakai clodi?

Awalnya karena mba tetangga makein anaknya clodi. Aku pun terracuni virus clodi. Mulailah aku cari tahu dan hitung- hitung untuk pengeluarannya. Harus jadi emak- emak bijak dong 😀

Alasan pertama, clodi lebih aman, minim resiko ruam popok. Kulit bayi kan halus mulus gitu, Bun. Kedua dan tampaknya ini alasan yang sangat penting, clodi ini lebih hemat, Bun. Memang sih kita harus invest di awal, tapi Bunda- Bunda coba hitung, kalau misal 1buah pospak harganya Rp 2.000, sehari min butuh 4-5 pospak. Belum kalau bayi baru diganti popoknya udah langsung poop, tambah lagi deh. Misal sehari anggaran popok 5* Rp 2.000= Rp 10.000, sebulan butuh Rp 300.000, setahun 3.6 juta, weleh2. Mending buat invest clodi. Harga satuan clodi bervariasi mulai dari Rp 59.000- Rp 250.000 (Clodi premium). Tapi, sampai saat ini aku cukup puas dengan clodi lokal merk Pempem dg harga berkisar Rp 69.500/pc. Jadi sebelum Elang, anakku, lahir aku sudah beli 2 (dua) clodi merk Smart Kids untuknya. Buat percobaan dulu, sambil berharap nanti dia cocok pake clodi, aamiin.

Continue reading

Writing Workshop Bersama Asma Nadia

Alhamdulillah Ahad, 18 Agustus 2013, aku bisa mengikuti Writing Workshop yang dipandu oleh pasangan Mba Asma Nadia dan Pak Isa Alamsyah. Begitu lihat pengumumannya di Komunitas bisa menulis (grup di FB), aku langsung izin suami. Memang harus izin suami kan? Selain itu alasan utama lainnya adalah suami harus piket jagain Elang dari pukul 8 pagi sampai pukul 6 sore 😀 Plus ada sejumlah fee yang harus diinvestasikan untuk mengikutinya. Singkat cerita, surat izin dari suami turun, jadilah sebelum hari H sibuk menyiapkan semua keperluan si bocah dan si ayah. Makasi ayah, luv u :*

Writing workshop yang diselenggarakan di Jakarta Design Center- Slipi ini dimulai tepat pukul 9. Syukurlah aku sudah sampai sejak pukul 08.45, jadi bisa foto- foto di depan dulu sambil antri registrasi. “Satu Buku Sebelum Mati, BISA!” begitu yel- yelnya.

Modul, name tag, banner, dan jalannya acara

Modul, name tag, banner, dan jalannya acara

Langsung ke oleh- oleh acaranya aja ya, pasti udah pada ga sabar. Di sini dibahas tentang hal- hal mendasar tentang menulis dan tips- tipsnya.

1. Alasan atau motivasi menulis

Banyak hal yang memotivasi seseorang untuk menulis. Apa pun alasannya, penulis harus berkomitmen untujk terus menulis dan menulis. Latihan menulis untuk mengasah kemampuan kita. What about me? Alasanku aku ingin bisa menulis hal- hal yang bisa menjadi amal jariyahku. Jadi harus nulis yang baik- baik dan bermanfaat dong ya J Plus untuk eksistensi, agar nanti anak- anakku, keluargaku dan semuanya tahu bahwa aku bukan hanya seorang ibu rumah tangga biasa. Seorang IRT(saat ini) yang tetap berusaha mewujudkan mimpi- mimpinya, InsyaAllah.

2. Ide dan sumbernya

Ideas are the beginning of all fortunes , begitu quote Napoleon Bonaparte. Kadang bingung ya nyari ide, yang unik, yang beda dan menarik gitu. Nah, dari mana kita bisa dapat sumber ide? Bisa dari membaca buku- buku, nonton film, dari foto peristiwa, dari berita, dari pengalaman pribadi, dll.

Tips:  Segera catat begitu ide muncul. Entah di handphone, BB, block note, atau di tisu juga boleh 😛

3. Setting (latar)

Masih ingat pelajaran Bahasa Indonesia pas sekolah dulu kan? Ada latar tempat, latar waktu dan latar situasi/suasana.

Tips: Untuk latar tempat, gambarkan kekhasan latar tersebut sehingga pembaca seolah- olah berada di sana. Kalau penulis belum pernah ke tempat itu, riset dulu, cari info selengkap mungkin tentang tempat tersebut, jadi pembaca ga sebel karena ada detail setting yang ga sesuai.

Continue reading

Allah, Kapan Giliranku?

Hari ini hari ke sebelas bulan Ramadhan tahun ini. Alhamdulillah, target mengaji hari ini sudah tercapai, malah lebih hampir setengah juz.  Iseng ku buka Dolphin browser di tab ku, browsing sebentar sambil baringan sepertinya tidak masalah, batinku berbisik. Lagi pula masih jam sembilan malam.

Aku mampir sebentar ke beberapa situs berita berbahasa Indonesia, bosan, lalu aku beralih ke situs berita Indonesia berbahasa Inggris, The Jakarta Post. Aaah, tak lama di sana aku close juga tab di browser , tumben, tidak ada berita yang menarik. Oia, mampir ke facebook ah, lama tak berkunjung, aku bahkkan lupa kapan terkahir kali mengunjunginya. Wah, banyak banget notifikasinya! Aku mulai mengecek satu per satu.

Waah, Adit sudah menikah. Demikian juga Dinda. Mereka menikah di ahad terakhir bulan Sya’ban, beberapa hari sebelum Ramadhan. Aku melewatkan dua invitation yang mereka sampaikan via facebook. Barakallahulaka wa baraka alaikuma wa jama’a bainakuma fii khair. Semoga Allah memberikan berkah atas kalian dan semoga mengumpulkan kalian dalam kebaikan. Aamiin. Hhh, aku menghela nafas panjang. Berapa undangan lagi yang harus aku terima, kapan giliranku untuk menyampaikan undangan, Ya Allah?

Continue reading

Perlengkapan Bayi, Yay!

Menjadi seorang Ibu adalah hal yang sangat membahagiakan. Baru calon aja (baca: lagi hamil) udah seneng banget, feel very blessed 🙂

Ketika usia kehamilan menginjak minggu ke-30 atau sekitar 7 bulan, biasanya kita akan mulai disibukkan dengan segala perlengkapan yang berhubungan dengan bayi. Sebagai seorang Ibu yang juga sekaligus manager keuangan keluarga, harus bijak ya, jangan lapar mata ngeliat barang- barang bayi yang lucu- lucu dan imut banget,.. Reminder untuk diri sendiri juga nih *lirik suami

Alhamdulillah sekarang akses ke berbagai informasi di sentuhan (baca via gadget layar sentuh, haha). Jadilah aku browsing kanan kiri kira- kira apa saja yang harus ku persiapkan. Padahal di buku “perkembangan Janin dari Minggu ke Minggu- Nakita” juga ada, cuma aku pengen nyari second, third, fourth opinion, haha. Buat para mommies to be yang sedang bersiap menyambut kehadiran sang buah hati, this is the list, semoga daftar dariku ini bermanfaat yaa 🙂

Perlengkapan Baby

Perlengkapan Baby Elang

Pakaian

  • Baju lgn pdk sz newborn  6
  • Baju lgn kutung sz nb 3
  • Baju lgn pjg sz nb 6, waktu itu rencana lahiran di Kediri yang lagi agak dingin
  • Popok kain 3 lusin, klo mau pake popok kain aja bakal butuh banyak banget
  • Celana pop sz nb 3, sz S 6
  • Celana pjg buka kaki nb 3
  • Celana pjg tutup kaki nb 3
  • Baju lgn pjg celana pjg (sleepsuit 1, tapi kalo merk Next kayak punya Elang itu biasanya dijual per pak isi3)
  • Sarung Tgn Kaki min 6psg
  • Topi 2, buat gantian klo dicuci
  • Gurita bayi 12, jangan rapat- rapat ya makeiinnya
  • Bedong bayi 6
  • Jumper/baju terusan bayi, optional, ini aku beli karena ko daganganku yang ini laris banget ya, merk carter’s 5in1 murmer dan kainnya halus, hehe
  • Alas ompol, aku beli kain selimut warna- warni 1.5m lalu sekalian ku minta dipotong dan di neci, lebih hemat banget dari pada beli alas ompol satuan #emak-emaknya keluar, hehe
  • Cloth Diapers/ Clodi, aku siapin buat Elang 2 pcs merk Smart Kids, mau nyoba dulu, baru ku pakein ketika Elang berusia 3 bulanan, sangat membantu banget lo moms, kapan- kapan Insya Allah review sendiri tentang Clodi yaa 🙂

Kenapa bayi muda butuh banyak baju?

Pas awal2 bayi kdg gumoh2 gt, pipis juga ganti semua, guritanya, kaos kakinya, semuanya. Untuk baju- baju rumah baby, aku pilih merk Libby dan Little Q, secara kualitas bagus, ga kalah sama Nova, Miyo, namun harga masih terjangkau 🙂

Continue reading