Untung Ada Clodi!

Assalamu’alaykum Wr. Wb.

Morning All!

Kali ini aku mau ngomongin clodi. Dari artikel sebelum ini tentang perlengkapan bayi di tulisan berjudul Perlengkapan Bayi, yay! salah satu item yang aku sebutkan adalah Clodi. Untuk para urban mama clodi tentu bukan hal yang baru. Tapi untuk para calon ibu, atau ibu- ibu baru, pasti bertanya- tanya, apaan sih clodi itu? Yuk marii, lanjut baca ๐Ÿ™‚

Clodi atau cloth diaper adalah popok kain yang daya serapnya bisa seperti pospak (popok sekali pakai, red) namun bisa dicuci ulang. Pospak ini lebih kita kenal dengan merk Pampers, Mamy Poko, Merry, dsb. Clodi ini terdiri dari 2 bagian utama yaitu kain penyerap atau biasa disebut insert dan celana popoknya atau clodi itu sendiri. Contohnya seperti ini nih, Bunda, Mama.

Image

FAQ (Frequently Asked Questions)

1. Cara pakainya gimana?

Gampang banget Bund! Tinggal masukkan insert ke dalam lubang di bagian clodinya, sesuaikan ukuran dengan kancing- kancing vertikalnya, pakaikan kepada bayi anda seperti memakaikan pospak biasa, kemudian kencangkan bagian pinggang dengan perekat atau kancing. Tarraaa, selesai!

2. Kenapa memilih pakai clodi?

Awalnya karena mba tetangga makein anaknya clodi. Aku pun terracuni virus clodi. Mulailah aku cari tahu dan hitung- hitung untuk pengeluarannya. Harus jadi emak- emak bijak dong ๐Ÿ˜€

Alasan pertama, clodi lebih aman, minim resiko ruam popok. Kulit bayi kan halus mulus gitu, Bun. Kedua dan tampaknya ini alasan yang sangat penting, clodi ini lebih hemat, Bun. Memang sih kita harus invest di awal, tapi Bunda- Bunda coba hitung, kalau misal 1buah pospak harganya Rp 2.000, sehari min butuh 4-5 pospak. Belum kalau bayi baru diganti popoknya udah langsung poop, tambah lagi deh. Misal sehari anggaran popok 5* Rp 2.000= Rp 10.000, sebulan butuh Rp 300.000, setahun 3.6 juta, weleh2. Mending buat invest clodi. Harga satuan clodi bervariasi mulai dari Rp 59.000- Rp 250.000 (Clodi premium). Tapi, sampai saat ini aku cukup puas dengan clodi lokal merk Pempem dg harga berkisar Rp 69.500/pc. Jadi sebelum Elang, anakku, lahir aku sudah beli 2 (dua) clodi merk Smart Kids untuknya. Buat percobaan dulu, sambil berharap nanti dia cocok pake clodi, aamiin.

3. Ada berapa tipe Clodi?

Clodi biasanya hanya satu ukuran dari mulai bayi kira-kira 3.5- 15kg atau setara 2bulan- 2tahun. Hemat ya, Bund karena bisa dipakai dalam rentang waktu cukup lama. Setahu saya, berdasarkan tipe penyesuai pinggangnya, clodi ada 2 (dua) macam, sbb.

a. Tipe perekat (velcro) :

Sesuai namanya, penyesuai pinggangnya adalah perekat. Kelebihannya: lebih praktis dipakaikan.

b. Tipe kancing (snap): T

ipe ini penyesuai pinggangnya terdiri dari kancing- kancing, ada merk yg kancingnya 1(satu) baris ada pula yang 2(dua) baris. Kelebihannya: lebih awet dibandingkan velcro.

Berdasarkan insertnya, umumnya ada 2(macam) insert bamboo dan insert microfiber (mf). Insert bamboo berdaya serap lebih banyak namun lebih lama keringnya jika dibandingkan insert mf . Merk pempem mempunyai inovaai baru dengan memproduksi insert litty, gabungan dari katun dan bamboo. Tapi sampe tulisan ini aku buat, aku belum pernah mencobanya karena memang belum punya yang insert litty ๐Ÿ˜€

4. Seputar perawatan clodi

a. Sebaiknya clodi dan insert dicuci lalu dikeringkan 2-3 kali (lihat petunjuk pada kemasan) dahulu sebelum pertama kali dipakai. Untuk apa? Hal ini dilakukan untuk menghilangkan bekas tekstil dalam proses pembuatan dan agar daya serapnya lebih bagus. Tapi sebelum ini aku awal pakai pernah cuma dicuci- keringkan 1x doang karena keburu kehabisan clodi, hihi

b. Sebaiknya clodi dan insert dicuci dengan tangan. Namun ada merk- merk tertentu yang aku coba cuci pake mesin cuci dan daya tahannya masih bagus.

c. Cuci clodi dengan detergen tanpa pemutih, pewangi dan pelembut dengan takaran dikurangi. Kalau aku nyuci clodi pake detergen cair bayi yang sama untuk nyuci baju. Kadang untuk menghilangkan bekas poop, aku oleskan sabun batangan dulu. Ampuh, Bun! Tapi bilas sampai tak berbau detergen/sabun yaa..

d. Jangan disetrika. Setelah dijemur dilipat rapi saja ya, Bunda.

Image

Anyway, anakku pertama kupakein clodi ketika dia berusia 3 bulanan. Saat poopnya udah ga terlalu sering. Sebelum itu pake popok kain dan harus nyuci tiap hari *mewek*. Untung ada clodi jadi ga perlu nyuci banyak tiap hari. Popok kain kalo tembus kan melebar kemana- mana, sprei, baju ortu, gendongan, dll bisa kena pipis. Nambah cucian deh. Was- was kena pipis sirna tanpa harus selaluย 

Sapake pospak, hehe. ย Alhamdulillah, terima kasih Ya Allah ๐Ÿ™‚ Satu lagi, clodi ini warna – warninya menarik sehingga kalau siang hari ga perlu dipakein celana lagi, cukup clodi aja ๐Ÿ˜€

Sampai saat ini, anakku mempunyai 9 clodi dari 3 merk, yaitu: 5 Pempem, 3 Smart Kids, dan 1 Oh BabyKa. Tapi, kalau keluar jalan- jalan misalnya,

masih sering pakai pospak, kalo pake clodi harus bawa2 wetbag biar aman bawa clodi kotor.

Okee, moga bermanfaat yaa ^_^

Luv,

Mama Elang

 

Note: jika butuh beli clodi, mampir ya ke toko online kami di www.jakartababybunda.com ๐Ÿ˜‰

Advertisements

2 thoughts on “Untung Ada Clodi!

    • Salam kenal mak Arifaah, welcome to my blog ๐Ÿ™‚

      Clodi bisa dicuci pake mesin cuci ko Mak, setelah dipake disiram dan diperas, lalu direndam, malemnya kucek2 dikit trus tinggal masukin mesin cuci, beres ๐Ÿ˜€

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s